Menikmati 7 Curug dalam 1 Hari

Assalamualaikum semuanya. Sabtu kemarin aku dan temen-temen kantorku megadakan traveling ke beberapa air terjun di Banjarnegara, tepatnya di Kecamatan Pejawaran. Dalam satu hari kami melakukan penjelajahan hutan untuk menuju ke air terjun yang begitu mempesona. Ok, saya akan ceritakan berikut ini.

aran setiadi, diki frimanto, didin safarudin, gi dieng, ripdianto, curug banjarnegara
Jadi, sebelum hari H, aku sudah berencana dengan teman saya untuk berwisata. Tapi belum tahu lokasi yang dituju. Eh, si Bos nyaranin untuk ke air terjun (curug) di sekitar rumahnya. Ya, rumah bos saya berada di desa Penusupan, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Akhirnya, ditentukan bahwa hari Sabtu (18/9) kami akan mulai expedisi. Aku memberi kabar kepada warga kantor aku untuk mengikutinya. Ada yang bisa ada yang tidak. Rencana awal berangkat pukul 11.00. Tapi kata si Bos biar bisa dapet banyak air terjun, harus lebih pagi. Aku sms yang ikut, untuk kumpul di kantor pukul 09.00. 

Di hari itu, ternyata aku bangunnya kesiangan, belum sempet ngecharge batere dan persiapannya kurang. Saya ngebut dari rumah saya di Banjarnegara sampai Dieng (kantor saya di Dieng, GI 150KV Dieng). Saya sempetin juga makan soto Semarang dulu di Wonosobo, sotonya lumayan enak juga. Saya lanjutin perjalanan saya ke kantor dengan badan yang memang sedang tidak fit dan batere handphone yang low. Setelah sampai kantor, aku tanya ke satpam yang sedang piket. Ternyata temen-temen yang ikut sudah menuju ke rumah si Bos sekitar 30 menit yang lalu. Akhirnya aku kembali tancap gas Revo ku. Melalui jalan pintas yang malah jalurnya lebih extrime dan rusak. Saya, hampir kecelakaan juga di jalan turunan desa Pulasari. Sampai dimarahin pengendara sepeda motor yang hampir terserempet. Udah ngga konsen banget. Yang penting sampai ke rumah si Bos dulu.


Di perjalanan menuju rumah si Bos, aku melihat cleaning service aku lagi nganter ibunya. Gue tlakson aja, tin tin. Gue sempet telfon ke temen gue dengan sisa batere yang minim tanya di mana rumah si Bos. Aku ngga tau soalnya. Eh ko bahasanya gue gue gini. :)

Setelah sampai di rumah si Bos, ternyata temen-temenku sudah berkumpul sambil makan-makan jajanan. Alhamdulillah akhirnya sampai juga. Ternyata rumahnya disitu. Kalau aku pulang lewat jalur karangkobar berarti aku lewatin. 

Ok, perjalanan dimuali, dengan mengendarai sepeda motor, kami berdelapan orang menuju ke air terjun pertama, jalannya lumayan berliku dan agak rusak, tapi tetap bisa dilalui. Mendekati curug pertama, jalanan semakin sulit dan motor saya sempat ngepot dan kepater. Dan kami parkirkan di lahan yang cukup untuk parkir, tak lupa kami gembok roda, selain kunci stang biar aman. Kami menuju curug yang pertama, yaitu curug Sipawon.

Curug Sipawon

Curug sipawon ini, masuk dalam daerah kecamatan Wanayasa, Banjarnegara. Tepatnya di dusun Pagondangan, desa Wanareja. Dari parkiran tadi, kami  harus berjalan sekitar 10 menit untuk sampai ke curug ini. Jalan yang dilalui masih alami. Dan disamping kanan kiri kami, terdapat lembah yang konon banyak monyetnya. Tetapi, kami belum melihatnya dari tadi. Dari kejauhan sudah terdengar suara grojogan dari air terjun sipawon ini. Curug yang memiliki ketinggian 20 meter ini airnya cukup deras, sehingga pada bagian bawah air terjun, lumayan dalam. Teman saya juga sempet ada yang renang disitu. Luamayan dalam loh ya, jadi harus hati-hati.
curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Berpose ria di curug sipawon
curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Curug Sipawon
curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Aku nomor 2 dari kiri :)

Curug Tempuk Telu

Setelah menikmati curug sipawon, walaupun belum puas. Kami melanjutkan petualangan ke curug yang lain. Curug ini berdekatan dengan curug si pawon, hanya sebatas bukit. Tetapi setelah dilalui, jalurnya ternyata lebih extrime. Kita harus melewati ilalang dan menyebrangi sungai. Ditambah rasa wawas karena diapit oleh dua jurang. 

Setelah melihat curug ini, memang luar biasa. Saya hanya bisa menganga. Ternyata memang sesuai dengan namanya, di tempat ini, terdapat tiga curug yang berdekatan. Begitu luar biasa dengan air yang jernih dan udara yang super sejuk, kami lanjut berfoto ria disini.
curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Curugnya ada 3
curug, timpuk tilu, curug tiga,curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Ini curug yang pertama
curug, timpuk tilu, curug tiga,curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Ini yang nomor 3
Setalah meikmati tiga curug tadi, kami melanjutakn perjalanan menuju curug berikutnya. Tetapi di perjalanan kami sempatkan untuk isoma sebentar untuk memulihkan tenaga. Setelah itu, kami lanjutkan perjalanan menuju curug sigenting.

Curug Sigenting

Di perjalanan meuju curug ini, terdapat temapt UKM warga sekitar yang memproduksi batu candi . Karena mememang bahan bakunya diambil dari bukit disekitar daerah teersebut. Tanaman lombok dan kobis menemani perjalanan kami. Kami parkirkan motor kami di tempat yang cukup lapang. Karena mungkin sudah disediakan oleh warga. Kami lanjut perjalan menuju curug ini. Tak kalah indahnya memang, curug ini lumayan luas dan sudah sedikit diolah oleh warga. 
curug, timpuk tilu, curug tiga,curug sipawon, curug securug genting, curug sigenting, air terjun genting, pawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Curug sigeting, batuannya sudut
curug genting, curug, timpuk tilu, curug tiga,curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
4 munyuk :)
Selanjutnya, kami lanjut perjalanan menuju curug berikutnya, yaitu curug Mrawu. Tetapi di perjalanan menuju curug ini, terdapat aliran air hangat, yaitu dikenal dengan nama Banyu Anget Giritirta. 

Air Hangat Giritirta

Aliran air hangat ini, memiliki suhu sekitar 60 derajat celcius. Kalau yang punya penyakit kulit cocok banget nih mandi disini. Tiga dari rombongan kami mandi duluan disini. Dan tidak ikut untuk menikmati air terjun Mrawu nya. Tapi aku lanjutkan perjalanan yang sekitar 5 menit ini ke curug Mrawu.
Air hangat giri tirta, giritirta,curug genting, curug, timpuk tilu, curug tiga,curug sipawon, curug sepawon, curug pawon, air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Airnya hangat coy

Curug Mrawu

Curug ini mungkin yang paling terkenal diantara curug lain yang aku kunjungi hari itu. Di sekitar curug ini terdapat banyak sampah dan bekas api unggun. Dan lahan yang lumayan luas. Cocok banget untuk ngecamp disini.
curug mrawu, curug merawu, air terjun merawu
Blasakan
Air terjun ini, alirannya tidak deras tetapi meluas. Dan terdapat sumber mata air panas. Banyak sekali coretan di bebatuan, ulah wisatawan nakal. 
curug mrawu, curug merawu air terjun, banjarnegara, wisata banjarnegara,
Curug Mrawu
Dan setelah kami menyaksikan indahnya curug Mrawu ini, kami kembali ke air hangat giritirta menemui teman kami. Nah, disini kami baru ikut mandi air hangat. Awalnya saya ragu sih, karena, ngga bawa celana dalam ganti. Tapi keliatannya asik banget. Ah.. panas tapi segar banget. 

Setelah mandi disini, kami kembali ke rumah si Bos dulu. Di perjalanan pulang aku mengalami musibah. Aku kecelakaan. Begini ceritanya,

Jalan yang dilalui berupa plesteran pada jalan, tetapi bagian tengahnya tidak. bagian tengah terdapat rumput. Saya mau pindah dari rumput menuju ke plesteran. Tetapi karena kaget dan aku hanya satu tangan menyetang. Aku gas dan akhirnya jatuh ke pinggiran jalan. Untungnya ngga terlalu parah. Cuma lecet dan pegal.

Teman-teman dan warga menolong saya dan motor saya. Saya pulang ke rumah si Bos mbonceng si bos, dan motor saya dibawa teman saya. Sepanjang perjalanan saya berdoa sambil menahan rasa sakit. Dan sampai di rumah bos. Saya dikasih obat merah. 

Dan enaknya lagi, langsung ada makanan di depan saya. Ah, indahnya dunia. Kami semua makan dengan lahap memulihkan tenaga setelah seharian menjelajah. Dan setelah itu, dengan cuaca yang dingin dan gerimis, kami pulang. Dan aku tidur dikantor sambil menahan rasa sakit, sambil dipijit teman saya. 

Rasanya sungguh luar biasa hari itu, bisa menikmati enam air terjun plus satu air hangat. Tetapi menerima musibaah kecelakaan. Semoga ini hikmah supaya saya lebih berhati-hati lagi.

Info wisata Banjarnegara? Cek disini

2 comments:

Terimakasih sudah berkunjung. Tinggalkan komentar anda.

© Aran Setiadi since 2014. Powered by Blogger.